Islam, adakah yang paham tentang islam. jika kubertanya demikian pastilah semua akan menganggap dirinya paham, tak satu pun yang akan menjawab, aku belum memahami islam, jika kutanya apa itu islam, baru kemudian kudapati beberapa mata memandang seraya tergagap dengan wajah pucat pasi. aku mendadak tersadar akan sesuatu, kalau....selama ini orang hanya berpikir pada tataran superfisial belaka, mereka tak berpikir esensinya, mereka tak merasa harus berpikir kearah sana, karena itulah orang-orangnya tak bisa merasakan esensi islam lantaran hanya mengenal kulit luarnya saja. aku akan berkata kalau semua orang itu bohong kalau mereka mengatakan hanya dengan menjalankan ritual saja hati mereka menjadi tentram dan tenang. islam bukanlah sesuatu yang egois, yang tidak memandang ketentraman lingkungan tempat tinggal si orang yang mengaku islam, islam itu artinya selamat, Allah mengatakan dengan gamblang, masuklah ke dalam islam dengan menyeluruh, bukan dengan setengah-setengah, apa yang dimaksud setengah-setengah? setengah-setengah adalah ketika kamu menjalankan rukun islam secara keseluruhan tetapi kamu tak memandang keadaan lingkungan sekitarmu, kamu tidak memandang hukum apa yang kamu gunakan, kamu tidak memandang sistem apa yang kamu pakai, kamu tidak memandang lingkungan pergaulan kamu seperti apa, itulah orang-orang islam yang setengah-setengah, orang-orang yang menutup mata dari perintah Allah untuk menegakkan islam di seluruh muka bumi agar kehidupan ini damai, selamat, dan sejahtera. tak ada yang mau bekerja keras untuk itu, tak ada, semua sudah berpangku tangan, semua tak ingin merasa damai, kenapa tidak? tentu mereka ingin damai, tapi mereka tak mau bekerja keras untuk mencapai kedamaian itu, itulah mereka yang sebenarnya, seperti kata-kata dibawah ini:
aku ingin hidup senang
muda foya-foya
mati masuk surga
pemikiran yang sangat egoistis. itulah orang-orang zaman sekarang yang merasa diri mengenal islam dengan baik, berkata ini tak boleh itu tak boleh, namun ketika ditanyakan alasan, selalu menjawab dengan jawaban tak beralasan dan cenderung tak logis.
2 komentar:
oh, gitu ya?
pertanyaannya: dimanakah yang disebut negara islam itu? bukan negara islam yang cuma dogmatis lho...
aku tertarik dgn pemikiranmu. jd apa yang hrs ku lakukan. britau akku. baiq_blj@yahoo.co.id
Poskan Komentar